LOVINA, 22 Juli 2026 – Fakultas Teknik dan Kejuruan (FTK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) mencatat pencapaian strategis dalam upaya penguatan kemandirian finansial kampus. Menutup rangkaian kegiatan Workshop Pengembangan Unit Usaha Fakultas Teknik dan Kejuruan Tahun 2026 yang berlangsung pada 21–22 Juli 2026 di New Sunari Lovina Beach Resort, FTK Undiksha tidak hanya mematangkan tata kelola bisnis, tetapi juga secara resmi meluncurkan aplikasi VIOLET Store (Vocational Industry OnLine and Entrepreneurship Technology).
Peluncuran aplikasi VIOLET Store menjadi puncak inovasi dari serangkaian kegiatan ini. Aplikasi tersebut dirancang sebagai ekosistem digital terpadu yang mengintegrasikan seluruh layanan dari 15 unit usaha yang berada di bawah naungan FTK Undiksha.
Adapun ke-15 unit usaha yang kini siap berekspansi secara digital tersebut sangat komprehensif, meliputi: (1) Smart Kantin, (2) Fashion and Beauty, (3) Instalasi Listrik dan Pendingin, (4) Perjalanan Pariwisata, (5) Permesinan dan Manufaktur, (6) Auto Ganesha, (7) Sertifikasi Microsoft, (8) Pengembangan Perangkat Lunak, (9) Sertifikasi Mikrotik, (10) Production House, (11) Jurnal, (12) Publikasi, (13) Living Lab, (14) Pelatihan dan Pendidikan, serta (15) Violet Store. Kehadiran aplikasi VIOLET Store ini diproyeksikan akan mempermudah akses layanan sekaligus memperluas jangkauan pasar seluruh unit usaha FTK secara profesional.
Kegiatan workshop yang menjadi motor penggerak inovasi ini diketuai oleh Dr. Agus Aan Jiwa Permana, S.Kom., M.Cs., dan dihadiri langsung oleh Dekan FTK Undiksha, Prof. Dr. Kadek Rihendra Dantes, S.T., M.T., beserta jajaran Wakil Dekan I, II, dan III. Dalam pengarahannya, beliau menegaskan arah, model, dan kebijakan pengembangan unit usaha FTK ke depan agar sejalan dengan status Undiksha yang terus bertumbuh sebagai Perguruan Tinggi Badan Layanan Umum (BLU).
Guna memperkaya wawasan para pengelola ke-15 unit usaha tersebut, rangkaian workshop diisi oleh pemateri-pemateri ahli di bidangnya. Ketua BPU Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Mahendra Wardhana, S.H., M.Kn., membagikan best practice terkait strategi pengembangan unit usaha yang mandiri dan inovatif di lingkungan universitas. Tak ketinggalan, Ketua HIPMI Buleleng, dr. I Gusti Agung Ratih Krisnandari Putri, turut memberikan amunisi berupa strategi pemasaran yang efektif, pemetaan target pasar, hingga taktik branding.
Sementara itu, pemantapan tata kelola secara internal juga diperkuat melalui arahan Ketua BPU Undiksha, Dr. Nyoman Dini Andiani, SST.Par., M.Par., yang memaparkan kebijakan universitas serta panduan penyusunan Business Plan, Standard Operating Procedure (SOP), dan Rencana Kerja Tahunan (RKT). Melalui pendampingan intensif dari tim fasilitator, perwakilan masing-masing unit usaha juga telah berhasil menyusun, mempresentasikan, serta memfinalisasi draf Business Model Canvas (BMC) dan SOP operasional mereka.
Dengan suksesnya workshop ini dan resminya peluncuran aplikasi VIOLET Store, FTK Undiksha optimistis seluruh unit usahanya dapat beroperasi secara lebih profesional, terukur, dan modern. Langkah terintegrasi ini menjadi bukti nyata komitmen FTK dalam mengoptimalkan potensi sumber daya fakultas untuk mendukung kemajuan pendidikan sekaligus kemandirian ekonomi institusi.










