BULELENG – Fakultas Teknik dan Kejuruan (FTK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali mencetak lulusan unggul melalui prosesi yudisium yang digelar pada Kamis (25/6/2026) pagi. Menariknya, pelaksanaan yudisium kali ini diselenggarakan secara serentak dengan merangkum tiga periode kelulusan sekaligus, yakni periode April, Mei, dan Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Wakil Dekan I (FTK) Undiksha, Ir. Made Windu Antara Kesiman, S.T., M.Sc., Ph.D. Turut hadir jajaran pimpinan fakultas lainnya, di antaranya Kepala Bagian Umum Fakultas, Ketua Jurusan Teknik Informatika, serta seluruh Koordinator Program Studi (Koorprodi) di lingkungan sivitas akademika FTK.
Berdasarkan data Surat Keputusan (SK) Dekan FTK, total terdapat 49 mahasiswa yang resmi dikukuhkan kelulusannya. Rinciannya terdiri dari 14 mahasiswa lulusan periode April, 7 mahasiswa lulusan periode Mei, dan 28 mahasiswa dari periode Juni.
Dalam sambutannya di hadapan puluhan peserta yudisium, Wakil Dekan I (FTK) Undiksha, Ir. Made Windu Antara Kesiman, S.T., M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa esensi dari pendidikan tinggi bukan sekadar untuk mengejar selembar ijazah. Lebih dari itu, pendidikan tinggi adalah tentang pembentukan watak dan karakter yang tangguh dalam menghadapi tantangan nyata.
Beliau berpesan agar para lulusan baru yang kini resmi menyandang status sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) terdidik mampu menjaga tanggung jawab moral. Lulusan FTK diharapkan dapat selalu menunjukkan pola pikir yang rasional, etika yang matang, serta kedisiplinan tinggi di dunia kerja demi menjaga nama baik almamater.
Dalam momentum tersebut, Ir. Made Windu Antara Kesiman juga memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan para mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi tepat waktu dengan predikat pujian (cumlaude). Beliau secara khusus menyoroti capaian positif mahasiswa pada program internasional dan jalur akselerasi (fast track). Capaian gemilang ini sekaligus menjadi bukti nyata dari keberhasilan dan efisiensi kebijakan yudisium bulanan yang kini diterapkan oleh FTK Undiksha.
Prestasi akademik yang membanggakan dari para lulusan tersebut turut dibuktikan melalui capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Tercatat, Ni Made Dwi Yanti dari Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (periode Juni) berhasil mencatatkan diri sebagai lulusan dengan IPK tertinggi, yakni 3.98. Menyusul di bawahnya adalah Ketut Dian Suryasih dari Program Studi Sistem Informasi (periode Mei) dengan raihan IPK 3.91, serta Vika Oktavyan yang juga berasal dari Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (periode April) dengan capaian IPK 3.88.
Acara yudisium diakhiri dengan pembacaan SK kelulusan, penyerahan transkrip nilai secara simbolis, dan sesi foto bersama antara pimpinan fakultas dengan para lulusan. Ke depannya, 49 sarjana baru dari FTK Undiksha ini diharapkan siap memberikan kontribusi nyata, baik di dunia industri, institusi pendidikan, maupun merintis kemandirian melalui wirausaha.










