BULELENG – Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), Fakultas Teknik dan Kejuruan (FTK), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan memborong gelar Juara 1 dan Juara 2 tingkat nasional dalam ajang Smart IT Competition (SIC) 2026 pada cabang lomba UI/UX Design. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan secara daring oleh Program Studi D3 Teknik Informatika, Universitas Sebelas Maret (UNS), dengan babak final yang dilangsungkan melalui Zoom Meeting pada hari Jumat, 12 Juni 2026.
Mengusung tema besar “Human as the End of Innovation”, kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 80 peserta yang terdiri dari siswa dan mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia. Para peserta ditantang untuk merancang solusi digital berbasis human-centered design yang berfokus pada penyelesaian isu keberlanjutan dan selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Mahasiswa TRPL semester 2 Undiksha berhasil menempati posisi puncak setelah sukses menaklukkan berbagai tahapan seleksi yang ketat, mulai dari seleksi karya, penilaian prototipe, presentasi, simulasi produk, hingga sesi tanya jawab mendalam dengan dewan juri.
Gelar Juara 1 berhasil diraih oleh Tim TAKSU yang beranggotakan Ida Bagus Kade Surya Aditya Saputra dan Dewa Ayu Tara Dwipa. Mereka mengusung inovasi bernama KAZERO, yakni platform pengelolaan keuangan berkolaborasi dengan Kecerdasan Buatan (AI). Aplikasi ini dirancang untuk menekan perilaku konsumtif dan membangun kebiasaan finansial yang bijak melalui fitur pencatatan transaksi, analisis perilaku konsumsi, AI financial insight, gamifikasi kebiasaan, serta fitur KAZERO AI untuk konsultasi.
Sementara itu, prestasi Juara 2 diraih oleh Tim ELORA yang diketuai oleh I Gusti Ngurah Made Ardi Pratama, bersama dua anggotanya, Putu Sumitrayasa dan I Gede Galang Kusuma Febryan. Tim ini berfokus pada aksesibilitas dengan mengembangkan aplikasi ELORA, sebuah platform yang membantu penyandang disleksia untuk membaca dan memahami informasi digital dengan lebih mudah. Inovasi ini menghadirkan fitur-fitur inklusif seperti pemindaian teks (OCR), font ramah disleksia, text-to-speech, pengaturan kontras warna, dan personalisasi tampilan antarmuka.
Pencapaian luar biasa dari kedua tim ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi teknologi yang digarap oleh mahasiswa FTK Undiksha sangat berorientasi pada kebutuhan manusia dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Melalui prestasi ini, Tim ELORA dan Tim TAKSU berharap karya mereka dapat terus dikembangkan untuk mendukung aksesibilitas digital dan pendidikan yang semakin inklusif di Indonesia.






